Resensi Novel Dia adalah Tetangga Malaikat, Aku Dimanjakan Olehnya

Tetanggaku Seperti Seorang Malaikat

Judul                         : Dia adalah Tetangga Malaikat, Aku Dimanjakan Olehnya
Penulis                     : Saekisan
Ilustrasi                   : Hanekoto
Penerbit                   : SB Creative
Tahun Terbit           : 20 Desember 2018
Jumlah Halaman    : 180 Halaman


Sinopsis  :

"Apa yang sedang kamu lakukan?"
Hujan, dan dia – Shiina Mahiru duduk di ayunan taman ketika Fujimiya Amane pertama kali berbicara dengannya.
Amane baru saja mulai hidup sendiri segera setelah memulai tahun pertamanya di SMA. Yang tinggal di sebelah kanan apartemennya adalah malaikat.
Tentu saja, malaikat adalah metafora. Meski begitu, Shiina Mahiru sangat cantik dan imut, sehingga metafora itu bukanlah lelucon.
Rambut lurusnya yang berwarna rami terpelihara dengan baik, halus dan mengkilap, kulitnya yang putih bersih dan halus. Dia memiliki hidung yang indah, sepasang mata besar di bawah alisnya yang panjang,
bibir merah muda yang tampak cerah, dan menggabungkan semua sifat ini, dia memiliki kecantikan halus seperti boneka.

Dia satu sekolah dengan Amane, di tahun yang sama, dan dia sering mendengar apa yang orang lain katakan tentangnya. 

Mahiru adalah gadis cantik yang teman sekelasnya sebut sebagai “malaikat”. Tidak hanya dia seorang atlet bintang dengan nilai sempurna—dia juga sangat cantik. Amane‚ pria biasa dan jorok‚ tinggal sendirian di sebuah apartemen, dan gadis tercantik di sekolah, Mahiru, tinggal di sebelah. Mereka hampir tidak pernah berbicara sampai hari ketika dia melihatnya dalam kesulitan di hari hujan dan meminjamkannya payung.

Untuk membalas budi, dia menawarkan bantuan di sekitar rumah, dan hubungan perlahan mulai berkembang saat jarak di antara mereka semakin dekat.

Kelebihan :
 
Alur cerita novel ini tergolong ringan karena isi alurnya banyak berisi tentang kehidupan sehari-hari remaja laki-laki bersama seorang gadis yang merupakan tetangganya. Karakter atau tokoh yang ada di novel ini pada dasarnya saling melengkapi satu sama lain. Hal yang menarik dari novel ini yaitu tentang hubungan antar tokoh yang semakin hari semakin dekat. Tokoh gadis yang merupakan tetangga sang tokoh utama adalah gadis yang baik, pintar memasak, dan beberapa hal lainnya dalam hal ini membuat pembaca dapat menikmati novel ini. Poin plus lainnya yaitu terdapat ilustrasi gambar karakter yang ada pada novel ini sehingga membuat novel ini menarik untuk dibaca.

Kelemahan : 

Sang tokoh utama dalam novel ini memiliki kebiasaan yang kurang baik, sangat sulit dalam menjaga kebersihan rumah dan selalu makan makanan instan namun semua hal itu berubah ketika dia bertemu dengan gadis yang ada di sebelah rumahnya. Novel ini agak sulit didapat di Indonesia karena harus menerjemahkan bahasa asal novel ini yaitu bahasa Jepang, juga terkadang ada beberapa kesalahan dalam terjemahan pada novel ini. 

Kesimpulan :

Secara keseluruhan plot dan alur cerita pada novel ini tergolong bagus, hanya saja karakter atau tokoh utama dibuat memiliki sifat pemalas yang mana sifat ini merupakan sifat tidak baik untuk ditiru oleh pembaca. Cerita nya yang tergolong ringan karena berisi tentang kehidupan sehari-hari remaja SMA sangat cocok untuk dibaca pada kalangan remaja. 



Komentar

Posting Komentar